Cipta Pesona Desa Lakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai Muarabaru

 Komunitas lingkungan hidup Cipta Pesona Desa (CPD) berkolaborasi bersama PT. Yachiyo Trimitra Indonesia melakukan penanaman mangrove di kawasan konservasi pesisir pantai Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Sabtu 30 September 2023. (Siska Purnama Dewi/mediusnews)Komunitas lingkungan hidup Cipta Pesona Desa (CPD) berkolaborasi bersama PT. Yachiyo Trimitra Indonesia melakukan penanaman mangrove di kawasan konservasi pesisir pantai Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Sabtu 30 September 2023. (Siska Purnama Dewi/mediusnews)MEDIUSNEWS – Komunitas lingkungan hidup Cipta Pesona Desa (CPD) berkolaborasi bersama PT. Yachiyo Trimitra Indonesia (YTI) melakukan penanaman mangrove di kawasan konservasi pesisir pantai Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Sabtu 30 September 2023.Ketua Cipta Pesona Desa, Ahmad Fathoni mengucapkan terimakasih kepada PT Yachiyo Trimitra Indonesia (YTI)  yang telah berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan melestarikan bumi dengan melakukan penanaman mangrove.“Kami sangat berterimakasih dengan penanaman 5.000 bibit mangrove ini. Semoga kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga lingkungan hidup di bumi kita,” tutur Ahmad.Ahmad bersama seluruh anggota Cipta Pesona Desa telah menekuni dan bekerja keras dalam mengembangkan kawasan konservasi mangrove melalui bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang maupun program corporate social responsibility (CSR).

Kegiatan Cipta Pesona Desa meliputi penanaman hingga perawatan tanaman mangrove. Sebagai bentuk keseriusan untuk mengelola kawasan konservasi mangrove, Cipta Pesona Desa juga memiliki program persemaian bibit mangrove bersama PT. Pupuk Indonesia Holding Company dengan nama ‘Bengkel Mangrove Indonesia’.

“Hingga saat ini, jumlah pohon mangrove mencapai angka 1,4 juta pohon. Tentu, dengan adanya penanaman dari PT Yachiyo Trimitra Indonesia bisa menambah jumlah pohon mangrove,” ujar Ahmad.

Ahmad bersama seluruh anggota Cipta Pesona Desa telah menekuni dan bekerja keras dalam mengembangkan kawasan konservasi mangrove melalui bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang maupun program corporate social responsibility (CSR).

Kegiatan Cipta Pesona Desa meliputi penanaman hingga perawatan tanaman mangrove. Sebagai bentuk keseriusan untuk mengelola kawasan konservasi mangrove, Cipta Pesona Desa juga memiliki program persemaian bibit mangrove bersama PT. Pupuk Indonesia Holding Company dengan nama ‘Bengkel Mangrove Indonesia’.

“Hingga saat ini, jumlah pohon mangrove mencapai angka 1,4 juta pohon. Tentu, dengan adanya penanaman dari PT Yachiyo Trimitra Indonesia bisa menambah jumlah pohon mangrove,” ujar Ahmad.

“Tanaman Mangrove memiliki ratusan jenis yang beragam. Salah satunya adalah Bruguiera, karena dapat menghasilkan tepung sebagai pengganti pangan ke depannya. Nilai kalori yang terkandung didalamnya lebih tinggi dari beras dan jagung. Maka, kami sedang mengembangkan jenis mangrove ini,” jelas Ahmad.Ia sangat mengapresiasi program CSR yang telah diberikan oleh PT. Yachiyo Trimitra Indonesia. Dengan demikian, kawasan mangrove yang berada di pesisir pantai Desa Muara Baru dapat terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kawasan konservasi mangrove ini, diharapkan dapat menjadi Mangrove Center di Kabupaten Karawang. Kami sangat terbuka kepada perusahaan yang akan membuat program CSR di bidang lingkungan. Kami juga berkomitmen untuk memelihara dan memberikan garansi selama satu tahun,” beber Ahmad.

President Director PT. Yachiyo Trimitra Indonesia, Hirokazu Sugino, menyampaikan, penanaman sebanyak 5.000 bibit mangrove tersebut merupakan program corporate social responsibility (CSR) di bidang lingkungan.

“Kami menanam 5.000 bibit mangrove di kawasan konservasi pesisir pantai Desa Muarabaru ini sebagai salah satu program CSR dengan tema kontribusi untuk bumi kita,” ujar Hirokazu.

Menurutnya, keberadaan hutan mangrove sangat bermanfaat sebagai habitat hewan-hewan atau biota laut yang berada di pesisir pantai serta dapat menahan abrasi pantai.

Selain itu, kata dia, mangrove merupakan salah satu tanaman yang dapat menyerap dan mengurangi karbon dioksida serta mengubahnya menjadi karbon organik, yang disimpan dalam akar, batang, daun, dan bagian lainnya.

“Maka, dengan penanaman mangrove ini, kami ingin berkontribusi untuk menjaga lingkungan dengan berupaya mengurangi emisi gas karbon dioksida,” terang Hirokazu.

Kolaborasi dengan PT. Yachiyo Trimitra Indonesia, Cipta Pesona Desa lakukan penanaman mangrove

Kolaborasi dengan PT. Yachiyo Trimitra Indonesia, Cipta Pesona Desa lakukan penanaman mangrove (Siska Purnama Dewi/mediusnews)

Hirokazu Sugino menyampaikan bahwa negara Indonesia memiliki lahan kawasan konservasi mangrove yang paling luas di dunia.

 
 

“Jadi, kami juga ingin ikut berkontribusi menambah jumlah tanaman mangrove di Indonesia. Mohon bantuan dan kerjasamanya, dari Karawang untuk keberlanjutan bumi ke depan,” ucap Hirokazu.

Vice Director PT. Yachiyo Trimitra Indonesia, Sukandi Sumadi, mengatakan, tingkat kualitas udara yang buruk di sejumlah wilayah Indonesia, sangat bagus untuk dilakukan penanaman dan pemeliharaan pohon mangrove.

“Pohon mangrove ini mampu menyerap karbon dioksida. Jadi kami ingin berkontribusi untuk lingkungan hidup, untuk Indonesia. Ini juga menjadi salah satu upaya untuk membantu pemerintah dalam permasalahan polusi udara,” tutur Sukandi.

Ia berharap, 5.000 bibit mangrove yang telah ditanam tersebut dapat tumbuh dengan baik dan subur. Selain kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan hidup, PT. Yachiyo Trimitra Indonesia juga ingin mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.

“Jenis mangrove yang kami tanam itu kan penghasil tepung. Nantinya bisa menjadi pengganti pangan, kalorinya juga tinggi. Semoga ini bisa mendukung program ketahanan pangan yang sedang digalakkan pemerintah,” ucap Sukandi.

Pihaknya akan berkomitmen untuk melakukan penanaman mangrove sebagai program CSR secara berkesinambungan.

“Kami akan lanjutkan program yang sangat baik ini. Kami sangat perduli kepada lingkungan hidup, karena semuanya itu adalah dari kita untuk kita untuk kesejahteraan kita. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Sukandi.
 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *