Mahasiswa/i President University Kolaborasi Cipta Pesona Desa Gelar Aksi Bersih Sampah di Kawasan Konservasi Mangrove Pesona Alas Mangrove

Muarabaru, 24 Juli 2025 – Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Mahasiswa/i President University berkolaborasi dengan komunitas Cipta Pesona Desa mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah di Kawasan Konservasi Pesona Alas Mangrove.

Kegiatan berupa aksi bersih-bersih sampah plastik dan anorganik yang mencemari area konservasi mangrove, dengan tujuan menjaga kebersihan, kelestarian, serta kenyamanan ekosistem pesisir.

Aksi ini melibatkan Mahasiswa/i President University bersama Cipta Pesona Desa, didukung oleh masyarakat setempat serta pengelola konservasi mangrove.

Berlokasi di Kawasan Konservasi Mangrove Pesona Alas Mangrove, Desa Muarabaru, Kec Cilamaya wetan, Kab Karawang yang menjadi salah satu destinasi ekowisata dan pusat edukasi lingkungan.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at 25 juli 2025 dalam rangka memperingati dan mendukung gerakan peduli lingkungan hidup.

 

Sampah, khususnya plastik, menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan ekosistem pesisir dan mangrove. Aksi ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan, mengajak masyarakat peduli kebersihan, serta memperkuat peran mangrove sebagai benteng alami pesisir.

Mahasiswa/i bersama komunitas turun langsung membersihkan sampah, mengumpulkan, memilah, dan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong dan diakhiri dengan diskusi singkat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Perwakilan President University menyampaikan, “Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan pesisir.” ujar Hanifah s biasa di panggil Hany

Sementara itu, Ketua Cipta Pesona Desa menambahkan, “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan bisa dilakukan siapa saja, baik masyarakat desa maupun mahasiswa. Bersama, kita bisa menjaga mangrove untuk masa depan yang lebih lestari.” ujar Fatoni Mangrove

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kawasan konservasi mangrove tetap bersih, sehat, dan mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, serta edukasi bagi masyarakat luas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *